Jika lelah menghampiri kalian,
beristirahatlah....
Jika rasa kesal ikut berkunjung,
duduklah...
Jika kalian berfikir dunia tidak
begitu adil, bercerminlah...
Jika kalian bosan dengan
kehidupan kalian, mampirlah di Kelas Sayan...
Tahukah satu hal yang tidak pernah
bosan untuk dilakukan? Belajar? Bisa saja. Tapi kadang belajar juga bisa
membuat seseorang bosan. Lalu, menurut kalian apa? Jika pertanyaan itu di
tanyakan, jawaban yang memungkinkan adalah “MENGAJAR”, kenapa mengajar?
Bukankah ke mall, jalan-jalan, atau berbelanja menjadi hal-hal yang paling
tidak pernah membuat bosan?
Kemarin sempat ditanya sama teman, “Kenapa
kamu mau jadi seorang dosen?” Lalu pikiran saya berputar cepat. Mencari jawaban
yang mungkin mengena atas pertanyaan itu. Hanya satu jawaban yang muncul, “Karena
ayah saya seorang dosen.” Yah, bisa saja bukan seorang anak bercita-cita
menjadi seperti ayahnya.
Lalu, sebuah kehidupan baru masuk
dan memperkenalkan pada sebuah BAB baru dalam hidup. Dunia Sosial. Dunia
Anak-Anak. Dunia Mengajar. Saya jatuh cinta pada tiga dunia ini. Sama halnya
yang lain, setiap hari ada rindu untuk masing-masing dunia ini. Kadang rindu
itu membuat menyenangkan namun kadang juga menyesakkan. Jika saja Seseorang
tidak memperkenalkan saya pada ketiga dunia ini, mungkin kehidupan saya bisa
menjadi begitu membosankan.
“Mengajar itu bukan hanya sekedar
memberikan pelajaran kepada anak-anak tapi juga mendidik mereka.” Kalimat
pertama yang saya temukan ketika mengajar pertama kali. Semua orang bisa
mengajar, memberikan ilmu mereka kepada orang lain. Namun hanya beberapa yang
bisa mendidik. Dan itu jarang.
Ketika senyuman itu terlihat diwajah
mereka, ketika antusias itu terpancar dari wajah mereka, ketika keceriaan itu
memenuhi ruang-ruang dengan suara teriakan mereka ketika kuis dan games. Saya tahu,
satu hal yang tidak pernah membosankan adalah “MENGAJAR”. Selalu ada rindu
ketika kelas usai, selalu bersemangat ketika weekend tiba. Wajah-wajah penuh
senyuman itu selalu terbayang. Dan ketika teman kembali bertanya, “Kenapa kamu
ingin menjadi seorang dosen.” Maka jawaban saya sudah siap, “Karena menjadi
seorang pengajar itu menyenangkan.”
Akan ada hal yang baru yang didapat
dengan mengajar. Akan selalu ada rindu untuk mengajar. Jadi, ketika kalian
bosan mampirlah dikelas kami. Kelas Sayan. Disana mimpi berawal, disana mimpi
dibangun oleh anak-anak penerus bangsa. Apa yang saya katakan akan kalian
rasakan begitu melihat mereka. Laskar Pemimpi, begitu kami menyebut mereka
anak-anak Kelas Sayan.